Inilah Saran Rencana Pembangunan Gedung Baru OK Sentral RSUD dr Adnaan WD

Bangsal Nusa Indah atau gedung penyakit dalam lama RSUD dr Adnaan WD telah 'Lapuk' di makan usia. Sejak 2 tahun terakhir gedung Nusa Indah tidak lagi di fungsikan untuk rawat inap pasien, tapi akan di robohkan dan di bangun gedung baru berlantai empat. 

Dalam perencanaan akan di bangun Instalasi Bedah Sentral ( Kamar Operasi ), ruang ICU (Intensive Care Unit), ICCU (Intensive Cardiovaskular Care Unit ), dan PICU (Perinatologi Intensive Care Unit) dalam tahun ini, 2015. Sumber: http://payakumbuhkota.go.id/2015/03/19/gedung-ok-senilai-rp22-milyar-akan-dibangun-di-payakumbuh/.

 pembangunan-gedung-ok-kamar-operasi-rsud-dr-adnaan-wd
Akan dirobohkan dan
dibangun gedung baru
Instalasi Bedah Sentral RSUD dr Adnaan WD yang ada saat ini memiliki 3 kamar operasi, diantara nya satu Kamar Operasi khusus Bedah mata dan dua kamar operasi untuk bedah umum, bedah THT, dan bedah Kebidanan.

Kamar Operasi yang ada saat ini, tidak lagi mampu menampung tuntutan jumlah operasi tiap hari di jam kerja. Idealnya, jumlah kamar operasi sesuai dengan jumlah operator dan jenis pelayanan. Misal, 1 kamar untuk bedah mata lengkap dengan fasilitas, 1 kamar untuk bedah THT lengkap dengan fasilitas, begitu juga untuk bedah umum dan bedah khusus pencernaan laparoskopi di lengkapi juga masing-masing satu operating theatre. 

Dalam 6 hari jam kerja di Instalasi Bedah Sentral, seharusnya 1 hari Instalasi Bedah Sentral harus 'off' dari aktifitas pembedahan, kegiatan kerja di ganti dengan kegiatan bersih-bersih oleh petugas kamar operasi. Untuk menyeka lampu dari debu, menyeka dinding, membersihkan lantai, memeriksa kelayakan alat/instrumen pembedahan, serta mensterilkan udara kamar operasi dengan cahaya ultra violet atau dengan alat lain.

Jika ada pasien emergency yang wajib di operasi segera maka tindakan pembedahan di alihkan ke OK (Kamar Operasi ) Instalasi Gawat Darurat(IGD). Namun, selama ini di RSUD dr Adnaan WD tidak memiliki fasilitas Kamar Operasi di IGD sehingga Instalasi Bedah Sentral beroperasional 24 jam.

Banyak Rumah Sakit besar menerapkan untuk kasus emergency, pembedahan pasien dilakukan di OK IGD, sedangkan untuk kasus elektif ( operasi yang di rencanakan dilaksanakan di OK Sentral). Artinya,  Rumah Sakit wajib memiliki Instalasi Bedah Sentral untuk pasien elektif dan OK IGD untuk pasien emergency.

Di RSUD Adnaan WD  selama ini, baik pasien emergency maupun pasien elektif pembedahannya hanya dilakukan di OK IBS Sentral saja, karena OK IGD belum ada. Sehingga berimplikasi pada di tiadakan kegiatan OK bersih atau 1 hari "off" dalam seminggu. Besar harapan penulis, dalam pembangunan yang akan di rencanakan nanti, selain membangun gedung OK Sentral baru untuk pasien elektif, juga dilengkapi kamar operasi khusus emergency di lantai 1 misalnya, serta didukung dengan 1 unit CSSD, ruangan khusus membersihkan, dan mensterilkan instrumen kotor. 

Serta perencanaan pembangunan jumlah kamar, idealnya 1 kamar  untuk satu spesialisasi jenis pelayanan berdasarkan spesifikasi organ atau spesialisasi operator. Semoga. 

Salam,
Anton Wijaya,
Perawat Instalasi Bedah Sentral.