Mengapa Sarapan Pagi Sangat Penting Bagi Anak?

manfaat-sarapan-pagi-bagi-anak
Ilustrasi manfaat sarapan bagi anak

Medianers ~ Sarapan atau makan pagi menempati posisi sangat penting dibanding makan siang, dan makan malam. Namun, banyak orang tua mengabaikan sarapan pagi untuk anak. Pertanyaannya mengapa sarapan pagi sangat penting?

Perlu diketahui sebagaimana medianers himpun dari Tabloid Nakita dalam edisi panduan tumbuh kembang anak menjelaskan bahwa, tingkat kadar gula dalam darah mengalami penurunan setiap 6-8 jam sekali. Begitupun dengan proses pencernaan makanan dalam saluran cerna berlangsung dalam waktu 6-8 jam. Itulah mengapa perut kita lapar setiap 6-8 jam dan alasan itu pulalah waktu makan dibagi menjadi 3 bagian dalam sehari, yaitu pagi,siang dan malam.

Sarapan pagi, seperti halnya makan siang dan makan malam bertujuan memenuhi kebutuhan energi tubuh dalam 1 hari. Posisi sarapan lebih penting karena rentang malam hari, saat manusia tidur, selama kurang lebih 8 jam. Padahal selama tidur, tubuh tetap melakukan fungsi fisiologisnya, seperti jantung memompakan darah keseluruh tubuh, paru-paru melakukan kembang-kempis untuk mengambil dan suplai oksigen, dan lain-lain.

Semua aktifitas organ tubuh di atas tentunya membutuhkan energi, akhirnya pada pagi hari energi yang diperoleh pada makan malam sebelum tidur sudah habis atau perlu asupan lagi setelah bangun tidur. Sementara aktifitas di pagi hari cukup membutuhkan energi maksimal sebab tubuh akan banyak bekerja, seperti melakukan perjalanan ke sekolah, berpikir dan berkonsentrasi agar dapat mengikuti pelajaran dengan baik di kelas dan aktifitas bermain lainnya saat jeda belajar.

Nah, atas dasar itulah sarapan pagi sangat penting bagi anak, bilamana anak menjelang pergi ke sekolah Paud, TK atau SD tidak diberi sarapan pagi, maka akan beresiko anak di sekolah menjadi loyo, tidak semnagat dan konsentrasi pun kurang fokus. Sebab, sarapan pagi memberikan kontirbusi sebanyak 25-30 persen energi bagi tubuh. Dengan sarapan, kadar gula darah akan terpenuhi sehingga anak akan merasa semangat dan kuat untuk menjalani aktifitas di pagi hari dan tidak mudah lapar hingga menjelang waktu makan siang.

Anak banyak melakukan aktifitas fisik dari pagi menjelang siang, bahkan sampai sore, terutama aktifitas bersama teman-tamannya, anak bila bermain kadang-kadang suka lupa untuk makan, maka orang tua berkewajiban memotivasi anak sarapan sebelum berangkat ke sekolah agar anak dapat melakukan aktifitas bermainnya menyenangkan, tidak loyo dan gampang lelah, sebab aktifitas bermain juga penting bagi stimulasi tumbuh kembangnya. Dengan demikian sarapan atau makan pagi membawa dampak positif bagi anak.

Bukan hanya itu saja, sarapan merupakan makanan khusus untuk otak. Hal ini, didukung oleh penelitian yang menunjukan bahwa sarapan berhubungan erat dengan kecerdasan mental, dalam artian sarapan memberikan nilai positif terhadap aktifitas otak anak. Otak menjadi lebih cerdas, peka dan lebih mudah berkonsentrasi dalam menyerap pelajaran.

Penelitian lain membuktikan, sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks (nasi merah, havermut, jagung, kentang) mampu memberikan nilai lebih kepada fungsi otak, yakni membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan mudah menerima pelajaran saat di sekolah.

Sebuah survei menurut tabloid nakita (2010), dimana anak-anak dan remaja menunjukan, bahwa anak yang sarapan dengan makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, memiliki performa lebih bisa mencurahkan perhatiannya terhadap pelajaran, memiliki prilaku yang lebih positif, ceria, kooperaif, mudah menjalin pertemanan dan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Sedangkan anak yang tidak sarapan, kesulitan berpikir dengan baik dan cendrung malas.

Kesimpulan, sarapan atau makan pagi bagi anak sangat baik dan penting untuk menunjang kemampuan berpikir dan menjaga tubuh tetap berada pada penampilan terbaik. Sarapan pagi menyediakan kebutuhan bahan bakar bagi otak anak dan seluruh tubuhnya dalam menjalankan aktifitas. Mumpung anak-anak memulai memasuki ajaran tahun baru, maka orang tua ayo menyiapkan sarapan pagi bagi anak setiap hari menjelang berangkat sekolah. (Editor: AW)