Wednesday, February 6, 2013

Tumbuh kembang anak : Berat badan dan Panjang badan usia 0-3 bulan

Mengamati tumbuh kembang anak bukan tugas istri saja. Tapi, suami juga memiliki tanggung jawab memantau. Jika sang istri lupa menimbang berat badan dan mengukur panjang badan anak, maka suami wajib mengingatkan.  Kapan perlu ditemani saat pemeriksaan.

Waktu kehamilan istri saya 8 bulan, (3/10/2012)  anak saya yang ada dalam rahim, kata dokter kebidanan, ‘ dalam keadaan sehat, kemungkinan berat badannya (BB) 2, 5 kg’.

Tumbuh kembang anak usia 0 bulan

Satu (1) bulan setelah melakukan pemeriksaan, tepatnya tanggal,  (3/11/2012) istri saya melahirkan bayi perempuan nan imut,  BB lahir:  3,25 kg dan PB lahir: 52 cm.  Alhamdulillah, proses persalinan berjalan lancar dan anak kami sehat.  Ia menangis saat lahir,  cairan ketuban berwarna bening. Kata Bidan yang menolong, ‘ anak saya lahir tepat waktu, sesuai dengan usia kehamilan.’

berat badan anak usia 0 bulan
Areta Anwi, hari pertama hadir di muka bumi. BB: 3,25 kg. PB: 52 cm (3/11/2012)/ Dok: pribadi
Tumbuh kembang anak usia 1 bulan

Memiliki anak pertama, sungguh kebahagian terindah. Namun, di balik kebahagian itu muncul tantangan. Bagaimana memberikan kenyamanan pada anak, agar ia tumbuh dan berkembang dengan sehat?


Banyak yang memberi saran, diantaranya, berbunyi ” sebaiknya bayi diberi gurito pada perutnya, agar tidak mudah masuk angin, dan dewasa nanti ia juga akan kelihatan ramping.”  Saran lainnya,  ”jika usia anak memasuki 2 bulan sebaiknya diberi makan tambahan, seperti nasi dicampur pisang, kemudian ditumbuk hingga jadi bubur. Sebab pemberian ASI saja tidak cukup.”

Semua saran diakomodir oleh istri saya, tapi tidak ia praktekkan, dengan alasan apa bila bayi dililit perutnya dengan gurito, itu akan menghambat pertumbuhan dan pernafasannya, sebab bayi masih dominan menggunakan nafas pada kembang kempis perut. Lilitan yang erat pada perut tentunya akan menghambat kembang kempis yang dimaksud.  Ketika itu, saya percaya saja, sebab istri saya seorang Bidan, saat ini bertugas di unit Perinatologi.  Unit Perinatologi adalah ruangan tempat khusus untuk merawat bayi yang bermasalah dengan tumbuh kembangnya.

Areta Anwi usia 1 bulan, BB: 4 kg, PB 56 cm/ Dok: pribadi
Alhasil, berjalannya waktu, anak saya  genap  1 bulan.  BB 4 kg, PB 56 cm, artinya selama 1 bulan BB bertambah 1,75 kg dan PB naik sebanyak   4 cm.  Dari usia 0- 1 bulan, hanya diberikan ASI eklusif tiap 2 jam sekali.

Tumbuh kembang anak usia 2 bulan

Tanggal 3 Januari 2013, genap 2 bulan. Berat badannya pas 5 kg, dan panjang badan 58 cm. BB bertambah 1 kg, sedangkan tinggi hanya naik 2 cm.


Berat badan anak usia 2 bulan
Areta Anwi usia 2 bulan. BB: 5 kg, PB: 58 cm/ Dok: pribadi

Ibunya lumayan protektif menjaga dan mengawasi. Seperti, mengusahakan untuk tidak sering dipeluk dan gendong, diayun-ayunkan, serta dicium-cium.

Apa bila anak sering dipeluk dan digendong mengakibatkan anak kecanduan, apa bila di letakan di tempat tidur, maka ia suka rewel, dan ingin terus dipeluk dan digendong  sampai terlelap.  Tapi, kalau dibiasakan ia tetap berada di tempat tidur dan dipeluk seperlunya saat menyusui, maka anak tidak sulit untuk terlelap, dan jarang rewel jika dibiarkan berada di kasur.

Kemudian, apa bila anak diayun-ayunkan, maka tidak baik untuk perkembangan syaraf di otaknya. Terkait dicium-cium,  kemungkinan anak beresiko demam, karena pertahanan tubuh bayi tidak terlalu bagus, jadi hati-hati mencium bayi , dalam kondisi si tukang cium  sedang mengalami flu dan batuk.

Tumbuh kembang anak usia 3 bulan

Usia 3 bulan, ia sudah mampu miring ke kiri dan ke kanan, mulai tertarik melihat warna dan benda bergerak. Suka senyum dan berkata-kata.  Berat badan naik menjadi 6,4 Kg dan PB: 63 cm.

Areta Anwi usia 3 bulan. BB: 6,4 kg/ Dok: pribadi
Panjang badan anak usia 3 bulan
Areta Anwi usia 3 bulan. PB: 63 cm/ Dok: pribadi

Tabel pertumbuhan dan perkembangan anak

Memantau setiap bulan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah usaha yang baik untuk menjaga kesehatan anak.  Bagi bapak/ibuk yang sedang punya bayi, atau akan melahirkan , atau masih merencanakan, dapat menggunakan Tabel dibawah ini sebagai pedoman.

Tabel tumbuh kembang anak./ Dok: http://zawrensky.blogspot.com
Pada postingan ini, saya tidak bermaksud berbangga diri, karena telah punya anak, atau anak saya baik tumbuh kembangnya.  Saya hanya bermaksud berbagi pengalaman dalam merawat dan memantau tumbuh kembang anak.  Untuk itu, dapat saya simpulkan dalam memantau tumbuh kembang anak yang perlu jadi perhatian adalah sebagai berikut:
  • Berikan ASI 1 x 2 jam selama kurang lebih 30 menit.
  • Hindari menggunakan gurito, karena tidak terbukti baik untuk tumbuh kembang anak.
  • Jangan memberikan makan tambahan hingga anak berusia 6 bulan. Karena sistim pencernaannya belum mampu mengolah makanan selain air susu (Sebaiknya Air Susu IBU: ASI) .
  • Jika anak rewel, perlu dipertimbangkan lagi cara asuh yang benar.
  • Tingkatkan gizi dan nutrisi ibu selama hamil dan menyusui.
  • Selalu kontrol Berat Badan dan Tinggi Badan anak, minimal 1 kali dalam sebulan.
  • Konsultasikan tumbuh kembang anak pada pelayanan kesehatan terdekat.
Dan, akhirnya Salam sehat untuk anak Indonesia. 
Semoga bermanfaat.

Anton Wijaya,
antonwijaya137@gmail.com
repost@kompasiana

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas waktu dan kunjungan anda. Ditunggu kedatangannya di lain waktu.