Warga Payakumbuh Protes Keras Asap Kiriman Tetangga

Protes-warga-asap-riau
Kabut Asap di Payakumbuh, (7/9/2015)
Dok: Zoni Andriadi
Menjelang siang, langit Payakumbuh masih kelabu. Berselimut asap. Kiriman tetangga.

Payakumbuh, sebagai daerah tetangga yang berbatasan langsung dengan Propinsi Riau, selalu mendapat kiriman asap dari tahun ke tahun. Sehingga warga Payakumbuh "muak" dengan asap kiriman tersebut. 

Ari Wanhari misalnya, masih punya dokumentasi kondisi Payakumbuh diselimuti asap tahun lalu, akibat kebakaran hutan Riau. Ia mengunggah photo di media sosial sebagai bentuk protes, dari tahun ke tahun tidak berubah.
Kebakaran
Tugu Adipura Kota Payakumbuh.
Dok: Ari Wan hari ( 2014).
Sementara, warga Payakumbuh lainnya, Zoni Andriadi berkomentar seraya upload gambar di sosial media," Gilee..lebih parah dari yang kemarin." Statusnya.

Demikian juga komentar, Alfia Koto, warga koto nan empat, Payakumbuh. " Suasana pagi depan rumah, penuh dengan kabut asap kiriman." Menyertakan kiriman gambar di akun pribadinya.
Kebakaran-hutan
Kabut asap di Payakumbuh, (6/9/2015)
Dok: Alfia Koto
Refki Efendi pun menuliskan di akunnya, " Lah kanyang dek asok kami ko." artinya, " Sudah kenyang karena asap kami." 
Asap-di-payakumbuh
Kabut Asap di Payakumbuh, (7/9/2015)
Dok:Refky Efendi.
Protes warga Payakumbuh, di media sosial nyaris tak terelakan, berupa komentar maupun gambar. Sebagai warga yang kena dampak dari kebakaran hutan, entah itu kebakaran hutan dari Riau, Jambi ataupun Sumatera selatan. 
Baca Juga : Asap Sumatera Lebih Kejam Dari Pada Asap Rokok
Warga Payakumbuh pun mulai muak dengan kondisi ini, kenapa propinsi tetangga tidak bisa menjaga hutannya?