1 Tahun Berdiri, RSIA Sukma Bunda Selalu Melayani Dengan Cinta

Rsia-sukma-bunda
Medianers ~ Tidak terasa telah satu tahun RSIA Sukma Bunda beroperasional melayani kesehatan Ibu dan Anak di Kota Payakumbuh. Tepatnya, pada tanggal 15 oktober tahun lalu RSIA Sukma Bunda diresmikan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh.

Hari ini, Minggu, 16/10/2016 merupakan hari spesial bagi segenap manajemen, petugas dan pemilik PT.Sukma Bunda Medika. Selain spesial, di Milad ke-1 ini Rumah Sakit Ibu dan Anak Sukma Bunda juga gelar bakti sosial, yakni memberikan pelayanan gratis pada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan saat pidato oleh dr.Efriza Naldi, Sp.OG, ia menyampaikan dalam kata sambutan di hari puncak peringatan Milad RSIA Sukma Bunda ke 1 di gedung pertemuan, lantai 3, RSIA Sukma Bunda.

"Selaku owner RSIA Sukma Bunda, maka saya akan menyampaikan beberapa kegiatan milad antara lain: Pada hari Kamis, 13/10, RSIA Sukma Bunda memberikan konsultasi dan USG gratis bagi pasien kurang mampu sebanyak 74 pasien. Pasien berasal dari Payakumbuh dan Kabupaten 50 kota. Kemudian, hari Jumat, (14/10) segenap keluarga besar RSIA Sukma Bunda silaturahmi dengan anak yatim di Bulakan Balai kandi. Serta, hari sabtu,(15/10) senam pagi bersama. Dan, Kegiatan puncak, hari ini, Minggu, (16/10) untuk menjalin silaturahmi antara karyawan, dan keluarga besar RSIA Sukma Bunda."

Dokter Efriza Naldi menambahkan, "tujuan milad ini adalah, pertama menggelorakan semangat meningkatkan pelayanan dengan Cinta pada masyarakat. Yang dimaksud dengan Cinta adalah Cepat, Intensif, Nyaman, Terjangkau, Akurat."

"Alhamdulillah, RSIA Sukma Bunda sudah satu tahun beroperasional, selama 1 tahun beroperasional, RSIA Sukma Bunda tidak saja melayani pasien dari Payakumbuh dan 50 Kota saja. Bahkan sampai ke Propinsi tetangga, seperti Bangkinang." Jelas dr.Efriza Naldi.

Harapan dr.Efriza Naldi kedepannya, hendaknya Bidan, Perawat dan petugas lainnya yang bekerja di RSIA Sukma Bunda selalu memberikan pelayanan dengan Cinta, agar RSIA Sukma Bunda juga mendapat Cinta dari masyarakat. Demikian tutupnya mengakhiri pidato.(AntonWijaya)
Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan