Perawat Honorer Bakal 'Kepung' Gedung DPR RI Tuntut Jadi CPNS

Medianers ~ Buntut dari tidak terakomodasinya Perawat honorer dalam pengangkatan CPNS oleh pemerintah 1 Maret 2017 lalu, akhirnya menimbulkan polemik dan gejolak bagi sebagian insan kesehatan. Yang diangkat jadi CPNS hanya Bidan dan Dokter PTT sebanyak 39 ribu. Sementara Perawat yang bekerja dan telah lama mengabdi di lingkungan kesehatan merasa terabaikan.

Besok, Kamis 16 maret 2016 ribuan Perawat akan lakukan aksi damai tuntut pemerintah melalui audiensi dengan DPR RI meminta percepatan pengangkatan Perawat Honorer dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang telah lama mengabdi di instansi pemerintah.
Menurut informasi dari forum perawat honorer dan Komunitas Perawat Indonesia (Kopi), ribuan Perawat honorer/ THL akan mendatangi gedung DPR/MPR. Mereka datang dari beberapa daerah/ propinsi di Indonesia untuk menyuarakan tuntutan mereka.
Selain diangkat jadi CPNS, Rencananya mereka akan menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya: 
  1. Stop diskriminasi terhadap Perawat.
  2. Angkat Perawat honorer jadi PNS tanpa syarat.
  3. Berikan upah layak bagi Perawat.
  4. Hapus sistim kerja TKS/THL dari instansi pemerintah.
  5. Revisi Undang-Undang ASN.
Aksi demonstrasi Perawat Honorer,TKS/THL ini dapat dukungan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia melalui himbauan agar mendukung aksi Perawat Honorer ini yang dikenal dengan aksi 163. Dukungan Dewan Pengurus Pusat PPNI tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 0154/DPP.PPNI/SE/K.S/111/2017 ditujukan pada seluruh pengurus DPW PPNI se-Indonesia untuk mendukung aksi 163 yang tertulis sebagai berikut: 
Meme-minta-dukungan-Perawat-honorer-demo-di-gedung-dpr-mpr
"Sehubungan dengan pelaksanaan kunjungan  PPNI bersama Forum Perawat Honorer ke DPR RI yang akan dilaksanakan pada 16 Maret 2017. DPP PPNI mengkoordinasikan kegiatan tersebut secara nasional. Untuk itu, kami mohon kepada DPW PPNI Propinsi di seluruh Indonesia untuk dapat memberikan dukungan dan memfasilitasi dalam rangka kunjungan tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan kunjungan dapat menghubungi Penanggung jawab lapangan DPP PPNI saudara H. Maryanto, SKM dan Korlap Perawat Honorer Andi Irwan. Demikianlah Edaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih." Demikian bunyi Surat Edaran dari DPP-PPNI (AntonWijaya)