100 Hari Menjelang Ajal, Dayana Update Status Memilukan dan Minta Maaf

Medianers ~ Hari ini, Senin pagi sekitar pukul 09.30 wib, (16/5/2016) segenap keluarga besar RSUD dr Adnaan WD terpukul atas berita duka berpulangnya karyawati terbaik bagian administrasi RSUD dr Adnaan WD kepangkuan Allah, S.W.T.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun" demikian tulisan yang beredar di linimasa penulis untuk almarhumah Dayana, Usia 30 tahun. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di RSUP dr M Djamil Padang, atas indikasi rawat luka bakar lebih 40 persen.

Dayana, merupakan sahabat penulis , ia mengalami luka bakar pada hari Senin, tanggal (9/5/2016), saat itu, siang pukul 13.00 wib, asrama Bivak Polresta Payakumbuh mengalami kebakaran hebat. Almarhumah dan suaminya seorang polisi terjebak dan mengalami luka bakar, sehingga dilarikan ke RSUD dr Adnaan WD, namun keterbatasan fasilitas mengingat luka bakar parah yang di alami suami istri ini cukup parah, maka pihak RSUD dr Adnaan WD merujuk ke RSUP M Djamil Padang.

Berselang satu minggu dirawat, berita duka itu bikin pilu segenap keluarga besar RSUD dr Adnaan WD, terutama penulis, bahwa diluar dugaan, Almarhumah Dayana dijemput sang Maha Pencipta. Sementara suaminya masih menjalani proses pengobatan dan perawatan di RSUP dr M Djamil Padang. Dan, meninggalkan 2 orang anak.

100 hari menjelang kepergian almarhumah Dayana, ia pernah update status yang membuat bulu roma penulis berdiri, sungguh pilu, almarhumah seakan mengetahui akan kepergiannya. Begini statusnya: " aku takut,.. kenapa kematian serasa lebih dekat dari bayangan ku sendiri,..bagi yang pernah ku sakiti,..aku mohon maaf,..bila yang pernah merasa dirugikan aku mohon kerelaan dan keikhlasan,. semoga diberi umur yang panjang dan berkah,. dan seandainya harus berpulang semoga husnul khotimah,... amiin,...!!!!!!" Demikian tulisnya di facebook.

Kepergian Dayana menyisakan duka yang mendalam, baik bagi keluarga maupun bagi karib kerabatnya di RSUD dr Adnaan WD. " Status yang ia update pada tanggal (6/2/2016) hingga ajal menjemputnya pada tanggal, (16/5/2016) tepat 100 hari. Saya sangat pilu dan merinding membacanya. " Ucap Fitri Agus, petugas CSSD RSUD dr Adnaan WD.

Rasa pilu dan kehilangan akan kepergian sahabat kita Dayana juga dirasakan teman-teman lainnya di RSUD dr Adnaan WD, karena beliau sosok yang mudah senyum dan bersahabat. Jelas kepergiannya membuat segenap karyawan/ti RSUD dr Adnaan WD terpukul.

Penulis menyadari, harta Allah, berpulang kepada-Nya, tidak ada yang kekal dan abadi di dunia. Penulis mendoakan semoga almarhumah diterima amal ibadahnya oleh Allah, S.W.T, dilapangkan kuburnya, dan diberi tempat di surga Allah. Serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan, sesungguhnya Allah tidak akan menguji diluar kekuataan umat manusia. Semoga dengan ujian ini, keluarga dan sahabat almarhumah Dayana yang ditinggalkan semakin dekat dengan sang maha kuasa.(AntonWijaya)
Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan