PPNI, Belajarlah pada PGRI

PPNI adalah Persatuan Perawat Nasional Indonesia, sedangkan PGRI singkatan dari Persatuan Guru Republik Indonesia.


PPNI dan PGRI sama-sama organisasi besar,namun PGRI lebih dikenal oleh masyarakat dibanding PPNI, karena PGRI lebih tua 29 tahun dari PPNI. PGRI lahir pada tanggal 25 November 1945 dan PPNI di deklarasikan pada tanggal 17 Maret 1974.

Di samping umur yang matang, PGRI juga sarat dengan pengalaman, berwibawa,dihormati, kritis, aspiratif dan sangat peduli terhadap nasib anggota. Sejak 5 Tahun terakhir banyak kemajuan yang diukir oleh pengurus PGRI dalam menuntut hak yang harus diterima guru, karena kewajiban mendidik anak bangsa telah mereka jalani.

Guru sekarang ini tidak lagi dipandang sebelah mata, Guru Indonesia tidak saja dihormati di depan kelas, tapi mereka mampu bicara banyak di kancah politik, mereka memiliki potensi yang kuat karena PGRI.

Tuntutan dan Lobi PGRI terhadap Pemerintah dan DPR dalam menyampaikan aspirasi, sangat didengarkan dan di respon serius oleh pemerintah dan DPR, tidak percaya?...kunjungi http://pgri.or.id, anda akan membaca tentang keberhasilan lobi politik yang mereka capai.

Mengapa PPNI harus belajar pada PGRI
  • Karena PPNI memiliki potensi seperti PGRI, punya anggota yang banyak. berorientasi pada kemanusiaan dan sama-sama tersebar di seluruh indonesia, Pertanyaanya? Kenapa PGRI bisa berhasil dalam lobi politik dan mampu memperjuangkan hak-hak anggota, ini yang harus dipelajari PPNI.
  • PGRI kumpulan orang-orang intelektual, seharusnya PPNI tidak boleh malu belajar, karena PGRI tidak akan mengajarkan hal yang buruk pada murid/organisasi yang mau belajar.

Kemajuan dan perubahan tidak akan pernah dicapai, apa bila orang-orang yang ingin maju tersebut tidak pernah melakukan pergerakan yang sistematis, mau belajar, mau mengevaluasi terhadap kegagalan.

Saatnya PPNI berguru pada PGRI, demi perubahan yang lebih baik.