Penyakit Asam Urat - Gout


Penyakit Asam Urat disebut juga dengan penyakit Gout. Atau, di masyarakat, penyakit Gout lebih dikenal dengan nama penyakit Asam Urat. Gout adalah, gangguan metabolisme purin, sehingga terjadi penumpukan asam urat dalam tubuh (jaringan dan darah).

Apa saja gejala Penyakit Asam Urat (Gout)?

  1. Sakit parah di sendi. Penderita mungkin mengalami rasa sakit di pergelangan kaki, tangan, pergelangan tangan, lutut atau kaki. Lebih umum jempol kaki.
  2. Kemungkinan penderita akan mengalami merah dan bengkak pada sendi, biasanya di temui di lokasi sendi yang sakit.
  3. Daerah yang terkena bisa berwarna merah atau keunguan.
  4. Mengalami Demam. Beberapa pasien, mengalami peningkatan suhu tubuh.
  5. Fleksibilitas kurang. Sendi menjadi sakit digerakan, sehingga penderita membatasi gerakan.

Apa penyebab Penyakit asam urat (Gout)?

Tingkat asam urat dalam darah meningkat (hyperuricemia), mengakibatkan asam urat menumpuk di sekitar sendi. Hal ini menyebabkan peradangan dan nyeri parah ketika serangan gout terjadi. 

Ketika tubuh manusia memecahkan bahan kimia yang disebut purin menghasilkan asam urat. Purin dapat ditemukan secara alami dalam tubuh, serta dalam makanan, seperti daging, jeroan, teri, asparagus, jamur dan ikan. 

Sebagian besar asam urat  larut dan masuk ke dalam urin melalui ginjal. Namun, jika tubuh memproduksi asam urat terlalu banyak, atau jika ginjal tidak mampu membuang asam urat. Maka, asam urat menumpuk di sendi atau jaringan di sekitarnya dan menyebabkan nyeri, peradangan dan pembengkakan. 

Selain penyebab di atas, penyakit asam urat diduga semakin berkembang apabila:

  1. kegemukan
  2. Mengkonsumsi alkohol berat.
  3. Diet tinggi purin dalam makanan, seperti makanan laut dan daging, dan organ-organ daging (jeroan).
  4. Minuman tinggi fruktosa. wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman dengan kandungan fruktosa tinggi adalah 74% lebih mungkin untuk terkena gout, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi minuman tersebut, tidak lebih dari sekali dalam sebulan. Peneliti dari Boston University School of Medicine melaporkan (November 2010).
  5. Penggunaan obat diuretik rutin
  6. Penderita penyakit ginjal kronis
  7. Hipertensi ( tekanan darah tinggi ).

Bagaimana cara memastikan apakah benar menderita penyakit asam urat (gout) ?

Lakukan Tes darah (Pemeriksaan Laboratorium)  
Untuk mengukur kadar asam urat. Tes ini tidak definitif/ mutlak, karena beberapa orang dengan tinggi kadar asam urat tidak pernah memiliki gejala gout, sementara yang lain yang memiliki gejala gout tidak memiliki tingkat asam urat dalam darah mereka.

Uji Fluida 
Jarum digunakan untuk mengumpulkan cairan dari sendi yang terkena. Cairan tersebut kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat apakah ada kristal asam urat.

Bagaimana Perawatan, Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Asam Urat (Gout)?

  1. Perawatan di Rumah secara mandiri. Langkah-langkah ini dapat membantu meringankan rasa sakit dan pembengkakan:
  • Istirahatkan tungkai yang sakit.
  • Jangan lakukan olahraga berat.
  • Jauhkan sendi dari hawa yang dingin. 
  • Jangan menutupi sendi dengan balutan.
  1. Nutrisi 
Meskipun program diet belum terbukti mengurangi risiko dari gout. Karena, belum ada penelitian membuktikan program diet, efektif mengatasi penyakit gout. Namun,  rasanya masuk akal untuk tidak mengkonsumsi makanan terlalu banyak yang tinggi purin, seperti daging merah, jeroan, dan makanan seafood. Dan, tidak menkonsumsi minuman beralkohol.

Sebaiknya, mengkonsumsi produk susu rendah lemak,dan banyak minum air mineral, mungkin mampu mencairkan jumlah asam urat dalam darah.

  1. Pengobatan:  Silahkan kunjungi dokter anda, atau pelayanan kesehatan terdekat, jika sakit berlanjut. (Anton Wijaya : Dihimpun dari berbagai sumber).
Istilah Pencarian:
Penyakit Asam Urat, Gout, Penyebab Asam Urat, Tanda-Gejala Asam Urat, Pengertian Asam Urat dan Gout, Pemeriksaan Laboratorium Asam Urat, Nutrisi Asam Urat, Pengobatan Asam Urat, Pencegahan Asam Urat, Perawatan Asam Urat.