Merry Yuliesday Monitor Ke Ruang Rawatan Pasca Baksos

Medianers ~ Jumat pagi (8/4), direktur utama RSUD dr Adnaan WD, dr.Merry Yuliesday, MARS ditemani Desmawati,SKp selaku Kabid Keperawatan dan Ns. Novera Akmal,S.Kep sebagai ketua Komite Keperawatan mendatangi Ruangan rawatan.

Tujuan direktur utama yang terkenal disiplin ini untuk memastikan pelayanan diruangan rawatan berjalan baik dan lancar. Hal ini, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dr.Merry Yuliesday sehabis apel pagi.

Setibanya, diruang rawat teratai (Bangsal Bedah), "buk Merry" yang dipanggil oleh segenap anak buahnya itu, langsung memantau kenyamanan pasien, serta menyalami dan menanyakan keluhan Tn.Z, peserta bakti sosial kesehatan yang digelar kamis kemarin.

Ns.Erni Djaya, S.Kep kepala ruangan Teratai pun menjelaskan kondisi pasien yang sedang dirawat saat ini, serta memaparkan kebutuhan ruangan kedepannya kepada buk Merry.

Pantauan Medianers, bangsal Teratai sudah banyak berubah, setiap kamar diberi pendingin ruangan (AC), tidak ada diskriminasi antara kelas 3, dua dan satu. Masing-masing ruangan diberi AC, agar pasien merasa nyaman selama tidur disini.

Buk merry mengatakan, "kenyamanan pasien adalah hal prioritas, kebersihan, dan udara yang sejuk suatu keharusan didapatkan pasien di setiap ruangan Rumah Sakit ini." Ungkapnya sambil memperhatikan setiap sisi bangsal.

Bangsal Teratai merupakan bangsal percontohan bagi ruang rawatan lain. Selanjutnya bangsal-bangsal lain yang ada di RSUD dr Adnaan WD akan diberi fasilitas pendingin ruangan, agar suhu terjaga dan pasien merasa nyaman. Namun, bertahap dilakukan, disesuaikan dengan perencanaan dan keuangan Rumah Sakit.

Tersirat, keinginan direktur utama yang suka blusukan ke tiap bangsal ini adalah seluruh petugas wajib menjaga kebersihan kamar dan bagsal. Di teratai seluruh kamar, dekat pintu telah disediakan cairan cuci tangan steril yang ditempel di dinding. Demikian juga tong sampah, tertata rapi di setiap pintu masuk kamar.

Setiap ruangan yang dikunjungi pada lawatan jumat pagi ini, ruangan Mawar misalnya, direktur utama yang visioner ini menekankan kepada petugas, agar "Berbuat baiklah, sebab berbuat baik itu, tidak ada yang sia-sia." Ucapnya sungguh-sungguh.(AntonWijaya)