Manfaat Melatih Gerakan Motorik Anak

Ini hanya pengalaman pribadi, tanpa konsep atau pun teori para ahli. Tapi, menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi anak. Saat ini (12/3/20013), anak saya berusia 4 bulan 9 hari .

Memasuki usia 4 bulan, ia sudah mampu menelungkup tanpa bantuan, dan telah bisa memegang mainan ataupun menghisap jari. Jika dibiarkan menghisap jari terus-menurus tentunya tidak baik untuk pencernaan, sebab beresiko terjadinya diare, jari tangan salah satu media penyebar infeksi.

Saat anak saya lahir, ia dapat hadiah dari Mak Adang nya  yang tinggal di Jakarta. Yaitu, Baby Fitness, berhubung  mulai menunjukan gerakan motorik kasar, maka Baby Fitness  kiriman itu, sangat dirasakan manfaatnya. 

Manfaat-melatih-gerakan-motorik-anak
Areta Anwi sedang menggunakan kedua tangannya untuk menggerakan mainan 
Kebiasaan menghisap jari bisa di alihkan dengan melatih gerakan tangannya  menggunakan alat/mainan yang menarik ( Baby Fitness) . Selain itu, juga gerakan tangan dan jari pun semakin lincah. 

Gerakan kaki juga semakin aktif untuk mendorong boneka plastik yang tergantung. Bunyi-bunyian yang dihasilkan dari gesekan, semakin membuat anak semakin semangat melakukan gerakan menampar, memegang dan mendorong.


Gerakan motorik kasar yang terasang, juga membuat anak semakin bergairah untuk tersenyum dan tertawa. Kemudian, setelah capek bermain anak mudah terlelap. Dan, jarang rewel, keinginan untuk menyusu pun meningkat.

Melatih anak  menggunakan anggota gerak, kaki dan tangan, sebaiknya didampingi orang tua, agar anak merasa mendapat perhatian. Dan, Baby Fitness digunakan seperlunya (tidak setiap saat), hanya digunakan saat anak kelihatan bosan atau sedang tertarik menghisap jari, agar perhatiannya teralih.


Baca Juga:



Semoga bermanfaat,
Salam sehat untuk keluarga Indonesia.
Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan