Kiat Merangsang Anak Usia Dini Gemar Menulis

"Lingkaran kecil, lingkaran kecil...Lingkaran besar. Di beri picang, di beri picang, tak mau makan.Enam ! Enam ! Berlika- liku...Enam ! Enam !..di beri siku.. Yeeee e e...e." Sambil bertepuk tangan, Areta Anwi kegirangan telah merampungkan gambar menyerupai boneka. 

Lingkaran kecil 2 kali berarti mata. Dan satu kali lingkaran besar bermaksud membuat tengkorak. Sedangkan di beri pisang 2 kali merupakan membuat telinga, dan tak mau makan adalah menyerupai gambar mulut.

Angka enam 2 kali dan di beri garis penghubung berlika-liku mengekspresikan bentuk tangan. Sedangkan angka enam 2 kali lagi dan di beri garis penyatu berbentuk siku untuk menginterpretasikan gambar kaki. 
Akhirnya seluruh bait lagu yang di padu -padankan dengan nyanyian akan menjadi satu kesatuan berbentuk gambar boneka.

Dari hari kehari-hari Areta semakin lancar, baik lafas tiap bait lagu, maupun coretan tinta di atas kertas, mulai menyerupai boneka, meskipun tak sempurna.

Areta saat ini berusia 2 tahun empat bulan pun terlihat semangat, dengan mengatakan " Yeee e ee" sambil tepuk tangan setelah menyelesaikan lagu dan lukisan, demi mengharapkan satu kalimat pujian, " Pintar Areta ya."

Yah, cerita di atas merupakan sebuah usaha merangsang minat anak belajar sambil bermain, serta mensosialisasikan tentang dunia tulis menulis dari dini.

belajar menulis

Salam
Anton Wijaya, Payakumbuh.