Tugas dan wewenang sub komite kredensial

Perawat-profesional
Ilustrasi/ istockphoto
Proses Kredensial  menjamin tenaga keperawatan kompeten dalam memberikan pelayanan keperawatan dan kebidanan kepada pasien sesuai dengan standar profesi. Proses Kredensial mencakup tahapan review, verifikasi  dan evaluasi terhadap dokumen-dokumen yang berhubungan dengan kinerja tenaga keperawatan.
Berdasarkan hasil proses Kredensial, Komite Keperawatan merekomendasikan kepada kepala/direktur Rumah  Sakit untuk menetapkan Penugasan Klinis  yang akan diberikan kepada  tenaga keperawatan berupa   surat  Penugasan  Klinis.  

Penugasan Klinis tersebut berupa  daftar Kewenangan Klinis  yang diberikan oleh kepala/direktur Rumah Sakit kepada tenaga keperawatan untuk melakukan asuhan keperawatan atau asuhan kebidanan dalam lingkungan Rumah Sakit untuk suatu periode tertentu.   

Tujuan   dibentuknya sub komite kredensial di Rumah Sakit
  1. Memberi kejelasan  Kewenangan Klinis bagi setiap tenaga keperawatan; 
  2. Melindungi keselamatan pasien dengan menjamin bahwa tenaga keperawatan yang memberikan  asuhan keperawatan dan kebidanan memiliki kompetensi dan Kewenangan Klinis yang jelas;
  3. Pengakuan dan penghargaan terhadap tenaga keperawatan yang berada di semua level pelayanan. 
Tugas sub komite Kredensial adalah: 
  1. menyusun  daftar rincian Kewenangan Klinis;
  2. menyusun buku  putih (white paper) yang merupakan dokumen persyaratan terkait kompetensi yang dibutuhkan melakukan setiap jenis pelayanan keperawatan dan kebidanan sesuai dengan standar kompetensinya. Buku putih disusun oleh Komite Keperawatan dengan melibatkan Mitra Bestari  (peer group) dari berbagai unsur organisasi profesi keperawatan dan kebidanan, kolegium keperawatan, unsur pendidikan tinggi keperawatan dan kebidanan;  
  3. menerima hasil verifikasi persyaratan Kredensial dari bagian SDM meliputi: 
    • ijazah; 
    • Surat Tanda Registrasi (STR); 
    • sertifikat kompetensi; 
    • logbook yang berisi uraian capaian kinerja; 
    •  surat penyataan telah menyelesaikan program orientasi Rumah Sakit atau orientasi di unit tertentu bagi tenaga keperawatan baru; 
    • surat hasil pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan. 
  4. merekomendasikan tahapan proses Kredensial:
    • perawat dan/atau bidan mengajukan permohonan untuk memperoleh Kewenangan Klinis kepada Ketua Komite Keperawatan; 
    • ketua Komite Keperawatan menugaskan Subkomite Kredensial untuk  melakukan proses  Kredensial (dapat dilakukan secara individu atau kelompok); 
    • sub komite membentuk panitia  adhoc untuk melakukan review, verifikasi dan evaluasi dengan berbagai metode: porto folio, asesmen kompetensi; 
    • sub  komite memberikan laporan hasil  Kredensial sebagai bahan rapat menentukan Kewenangan  Klinis bagi setiap tenaga keperawatan. 
  5. merekomendasikan pemulihan Kewenangan Klinis bagi setiap tenaga keperawatan.
  6. melakukan Kredensial ulang secara berkala sesuai waktu yang ditetapkan. 
  7. sub komite membuat laporan seluruh proses Kredensial kepada Ketua Komite Keperawatan untuk diteruskan ke kepala/direktur Rumah Sakit. 
Kewenangan  Sub komite Kredensial 

Sub komite Kredensial mempunyai kewenangan  memberikan rekomendasi rincian Kewenangan Klinis  untuk memperoleh  surat Penugasan Klinis (clinical appointment).   

Mekanisme Kerja Sub komite kredensial

Untuk melaksanakan tugas sub komite Kredensial, maka ditetapkan mekanisme sebagai berikut:
  1. mempersiapkan Kewenangan Klinis mencakup kompetensi sesuai area praktik yang ditetapkan oleh rumah sakit; 
  2. menyusun Kewenangan Klinis dengan kriteria sesuai dengan persyaratan Kredensial dimaksud;  
  3. melakukan assesmen Kewenangan Klinis dengan berbagai metode yang disepakati; 
  4. memberikan laporan hasil Kredensial sebagai bahan rekomendasi memperoleh Penugasan Klinis kepala/direktur Rumah Sakit;  
  5. dari memberikan rekomendasi Kewenangan Klinis untuk memperoleh Penugasan Klinis  dari kepala/direktur Rumah Sakit dengan cara:
    • tenaga keperawatan mengajukan permohonan untuk memperoleh Kewenangan Klinis  kepada Ketua Komite Keperawatan;   
    • ketua Komite Keperawatan menugaskan  sub komite Kredensial untuk  melakukan proses  Kredensial (dapat dilakukan secara individu atau kelompok); 
    • sub komite melakukan  review,  verifikasi dan evaluasi dengan berbagai metode: porto folio, asesmen kompetensi; 
    • sub komite memberikan laporan hasil Kredensial sebagai bahan rapat menentukan Kewenangan  Klinis bagi setiap tenaga keperawatan. 
  6. melakukan pembinaan dan pemulihan Kewenangan Klinis secara berkala;
  7. melakukan  Kredensial ulang secara berkala sesuai waktu yang di tetapkan.  
Terkait: Tugas dan wewenang sub komite mutu profesi
Sumber : Peraturan Mentri Kesehatan (PMK) Nomor 49 tahun 2013 tentang Komite Keperawatan Rumah Sakit