Manfaat Hipnotherapy Atasi Prilaku Negatif dan Suka 'Ngompol' Pada Anak

Manfaat-hipnotherapy-pada-anak
Ns.Anil Basya, S.Kep pakar hipnotherapy saat memberikan sugesti positif pada anak-anak di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Medianers ~ Di dunia kesehatan kegiatan hipnosis bagian dari proses therapy, yakni memberi sugesti positif kepada klien untuk proses pengobatan, pencegahan penyakit dan lain-lain. Orang awam bilang hipnosis sama artinya dengan hipnotis. Sebenarnya terdapat perbedaan makna, hipnosis adalah metode atau prosesnya, sedangkan hipnotis merupakan orang yang melakukan hipnosis.

Insan kesehatan yang berkecimpung di bidang hipnosis menamakan therapy sugesti pikiran ini dengan hipnotherapy. Saat ini metode pengobatan jenis hipnotherapy ini mulai berkembang baik dan diminati sejak beberapa tahun terakhir di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Sebut saja Ns. Anil Basya, S.Kep. Pria yang berprofesi sebagai Perawat di RSUPN Stroke, Bukittinggi ini kerap melakukan hipnosis pada klien dan mahasiswanya di beberapa kampus kesehatan. Ia adalah pakar hipnotherapy yang sering memberikan materi pelatihan hipnotherapy di berbagai seminar kesehatan yang ada di Sumatera Barat.

Kali ini, medianers akan menyajikan tentang manfaat hipnotherapy bagi kesehatan mental berdasarkan apa yang disampaikan Ns.Anil Basya, S.Kep terkait Manfaat hipnotherapy pada anak-anak, terutama bagi orang tua yang kesulitan mengatasi prilaku anak suka ngompol di tempat tidur.

Begini penjelasannya, Anil Basya menyampaikan, "Anak umur 8 tahun yang masih mengompol bisa diajarkan agar ia tidak ngompol lagi dengan cara mengajarkan orangtuanya cara hipnosis dengan metode induksi terbalik." Tutur Anil.

Anil Basya menambahkan,  "Sang anak yang tadinya masih mengompol akan diberi sugesti seperti ini,  kapan pun dan dimana pun ketika kamu merasakan buang air kecil atau pun buang air besar kamu bisa bangunkan mama atau papa kamu atau kamu pergi ke kamar mandi."Kalimat demikian disampaikan menjelang anak tidur, atau setengah sadar, sugesti bisa disampaikan saat tidur siang atau malam.

"Ketika anak dalam kondisi baru tertidur, apakah itu siang atau malam hari, kita bisa memberikan stimulus dengan memanggil namanya. Ketika si anak merespon apakah responya seperti suara yang tidak jelas dan kemudian sianak tertidur lagi disitu adalah waktu yang tepat kita bisa memberikan sugesti. Prinsip dari sugesti adalah kata-kata yang positif hindari penggunaan kalimat negatif. Sugesti tersebut terus dilakukan secara berulang-ulang hingga anak berhenti ngompol." Jelas Anil Basya.

"Jika dilakukan secara benar dan tepat maka hasil yang didapatkan adalah hasil yang positif. Sampai sekarang belum ada literatur yang menyebutkan efek negatif hipnosis pada anak-anak. Pada dasarnya semua anak-anak mudah untuk dihipnosis karena imajinasinya tinggi. Tinggal bagaimana membawa anak kekondisi rileks atau menurunkan gelombang otaknya kekondisi alpha dan tetha agar sugesti yang diberikan diterima dipikiran bawah sadarnya dan diharapkan terjadi perubahan prilaku pada anak tersebut." Ungkap pria yang senang berbagi ilmu hipnotherapy ini.

"Konsep hipnosis formal idealnya dilakukan pada anak usia minimal 7 tahun, karena dalam proses hipnosis diharapkan pikiran bawah sadar anak yang sedang dihipnosis mengerti apa yang kita sampaikan. Bukan berarti anak usia dibawah 7 tahun tidak bisa dihipnosis, bisa saja tapi dengan metode dan cara yang berbeda. Pastinya banyak sekali manfaat lain dari hipnosis pada anak dan remaja seperti mengatasi kenakalan anak remaja dan juga memotivasi anak agar belajar lebih rajin." Tutup Anil tentang manfaat seputar hipnotherapy pada anak-anak.(AW)
Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan